10 Soal Narasi Literasi HOTS: Teks Eksposisi Mapel Bahasa Indonesia SMA
Soal HOTS teks eksposisi menuntut siswa melakukan lebih dari sekadar menghafal struktur. Mereka perlu menimbang kekuatan tesis, menilai argumen, dan membaca fungsi kebahasaan dalam konteks. Berikut tiga teks pendek dan sepuluh soal pilihan ganda yang bisa Bapak/Ibu guru pakai untuk latihan kelas X, asesmen formatif, atau persiapan sumatif. Setiap kalimat dalam teks diberi nomor agar mudah dirujuk.
Teks 1: Sampah Plastik di Sekolah
(1) Sampah plastik sekali pakai sudah menjadi masalah serius di lingkungan sekolah. (2) Setiap jam istirahat, gelas minuman, sedotan, dan bungkus jajanan menumpuk di tempat sampah kantin. (3) Plastik jenis ini sulit terurai secara alami sehingga dapat bertahan sangat lama di tanah dan saluran air. (4) Ketika hujan deras turun, sampah yang tercecer terbawa air dan menyumbat selokan di sekitar sekolah. (5) Akibatnya, muncul genangan yang menjadi tempat nyamuk berkembang biak. (6) Menurut saya, sekolah perlu mewajibkan siswa membawa botol minum dan wadah makan sendiri. (7) Kebijakan ini tidak sulit dijalankan karena kebanyakan siswa sudah memiliki botol minum di rumah. (8) Dengan demikian, mengurangi plastik sekali pakai adalah langkah paling sederhana yang dapat dimulai dari sekolah untuk menjaga lingkungan.
Soal 1. Pernyataan yang paling tepat menggambarkan tesis teks 1 adalah ...
- A. Genangan air di sekitar sekolah menjadi tempat nyamuk berkembang biak.
- B. Sampah plastik sekali pakai merupakan masalah serius di sekolah yang perlu ditangani dengan mengurangi penggunaannya.
- C. Kebanyakan siswa sudah memiliki botol minum di rumah.
- D. Pedagang kantin harus berhenti menjual jajanan berbungkus plastik.
- E. Selokan di sekitar sekolah sering tersumbat ketika hujan deras.
Soal 2. Hubungan isi kalimat (3), (4), dan (5) dalam teks 1 adalah ...
- A. urutan kegiatan siswa pada jam istirahat
- B. perbandingan antara sampah plastik dan sampah organik
- C. penegasan ulang atas pendapat penulis
- D. contoh jenis-jenis sampah yang ada di kantin
- E. rangkaian sebab-akibat yang menunjukkan dampak plastik sekali pakai
Soal 3. Pasangan kalimat yang keduanya merupakan opini dalam teks 1 adalah ...
- A. (2) dan (6)
- B. (3) dan (4)
- C. (4) dan (8)
- D. (6) dan (8)
- E. (2) dan (5)
Soal 4. Argumen yang paling kuat untuk mendukung usulan pada kalimat (6) adalah ...
- A. Botol minum kini tersedia dalam banyak warna dan bentuk yang menarik.
- B. Sebagian siswa lebih senang membeli jajanan di luar pagar sekolah.
- C. Botol dan wadah makan sendiri dapat dipakai berulang kali sehingga kemasan sekali pakai yang dibuang di kantin berkurang.
- D. Harga minuman kemasan di kantin cenderung lebih mahal daripada di warung.
- E. Petugas kebersihan sekolah membersihkan selokan setiap akhir bulan.
Teks 2: Literasi Digital bagi Pelajar
(1) Kemampuan literasi digital kini sama pentingnya dengan kemampuan membaca buku. (2) Pelajar setiap hari menerima informasi dari media sosial, grup percakapan, dan situs berita. (3) Sayangnya, tidak semua informasi itu benar. (4) Berita bohong sering dikemas dengan judul yang memancing emosi sehingga cepat dibagikan tanpa diperiksa. (5) Oleh karena itu, pelajar perlu dibiasakan memeriksa sumber, membandingkan informasi dari beberapa media, dan memperhatikan tanggal terbit sebuah berita. (6) Kebiasaan tersebut melatih pelajar berpikir kritis sebelum memercayai atau menyebarkan sesuatu. (7) Sekolah dapat memasukkan latihan memeriksa fakta ke dalam pelajaran Bahasa Indonesia, PPKn, maupun Informatika. (8) Jika dilatih sejak dini, pelajar tidak mudah terjebak berita bohong dan mampu menjadi pengguna internet yang bertanggung jawab.
Soal 5. Penggunaan konjungsi oleh karena itu pada kalimat (5) menunjukkan bahwa kalimat tersebut berfungsi ...
- A. menyatakan langkah yang perlu diambil sebagai akibat dari masalah pada kalimat (3) dan (4)
- B. memberikan contoh berita bohong yang beredar di media sosial
- C. mengulang tesis dengan susunan kalimat yang berbeda
- D. membantah pendapat penulis pada kalimat (1)
- E. menjelaskan urutan waktu kegiatan pelajar dalam sehari
Soal 6. Frasa kebiasaan tersebut pada kalimat (6) merujuk pada ...
- A. membaca buku setiap hari
- B. menerima informasi dari media sosial dan grup percakapan
- C. membagikan berita dengan judul yang memancing emosi
- D. memeriksa sumber, membandingkan informasi, dan memperhatikan tanggal terbit
- E. memasukkan latihan memeriksa fakta ke dalam mata pelajaran
Soal 7. Simpulan yang paling tepat berdasarkan teks 2 adalah ...
- A. Media sosial merupakan satu-satunya sumber berita bohong.
- B. Literasi digital perlu dilatihkan di sekolah agar pelajar mampu menyaring informasi secara kritis dan bertanggung jawab.
- C. Pelajar sebaiknya berhenti menggunakan media sosial.
- D. Literasi digital cukup diajarkan dalam pelajaran Informatika.
- E. Kemampuan membaca buku sudah tidak penting lagi bagi pelajar.
Teks 3: Transportasi Umum dan Kemacetan Kota
(1) Kemacetan di kota-kota besar Indonesia hanya dapat dikurangi jika masyarakat beralih ke transportasi umum. (2) Satu bus dapat mengangkut puluhan penumpang, sedangkan sebuah mobil pribadi sering hanya berisi satu atau dua orang. (3) Jika sebagian pengguna mobil berpindah ke bus atau kereta, jumlah kendaraan di jalan akan berkurang. (4) Selain itu, penggunaan transportasi umum mengurangi asap kendaraan yang mencemari udara kota. (5) Namun, masyarakat baru mau beralih apabila transportasi umum terasa aman, tepat waktu, dan mudah dijangkau dari rumah. (6) Halte yang jauh dan jadwal yang tidak pasti membuat banyak orang kembali memakai kendaraan pribadi. (7) Pemerintah daerah perlu memperbaiki layanan tersebut, misalnya dengan menambah rute pengumpan dari kawasan permukiman ke halte utama.
Soal 8. Penilaian yang paling tepat terhadap tesis pada kalimat (1) teks 3 adalah ...
- A. Tesis sudah sangat kuat karena didukung data statistik yang lengkap.
- B. Tesis tidak berkaitan dengan argumen yang disampaikan sesudahnya.
- C. Tesis berupa fakta umum sehingga tidak memerlukan argumen.
- D. Tesis bertentangan dengan usulan penulis pada kalimat (7).
- E. Tesis terlalu mutlak karena kata hanya menutup kemungkinan cara lain, padahal teks tidak membuktikan bahwa cara lain tidak berhasil.
Soal 9. Kalimat (5) dan (6) dalam teks 3 berfungsi untuk ...
- A. membantah tesis sehingga penulis mengubah pendapatnya
- B. menyajikan penegasan ulang atas seluruh argumen
- C. menunjukkan syarat dan kendala yang harus diatasi sebelum penulis mengajukan usulan pada kalimat (7)
- D. membuktikan bahwa mobil pribadi lebih unggul daripada bus
- E. menjelaskan urutan perjalanan bus dari satu halte ke halte lain
Soal 10. Teks 3 belum memiliki penegasan ulang. Kalimat yang paling tepat untuk melengkapinya adalah ...
- A. Dengan layanan yang aman, tepat waktu, dan mudah dijangkau, transportasi umum dapat menjadi pilihan utama warga sehingga kemacetan kota berkurang.
- B. Bus kota di setiap daerah memiliki warna dan nomor rute yang berbeda-beda.
- C. Oleh karena itu, setiap keluarga sebaiknya segera menjual mobil pribadinya.
- D. Kemacetan juga terjadi di banyak kota besar di negara lain.
- E. Halte yang jauh dari rumah membuat banyak orang malas naik bus.
Kunci Jawaban dan Pembahasan
- B. Kalimat (1) memuat pendapat pokok bahwa plastik sekali pakai adalah masalah serius, dan seluruh teks mengarah pada pengurangan penggunaannya; opsi lain hanya detail atau tidak disebut dalam teks.
- E. Sulit terurai (3) menyebabkan sampah menyumbat selokan (4), lalu menimbulkan genangan dan nyamuk (5), sehingga ketiganya membentuk rantai sebab-akibat.
- D. Kalimat (6) berupa usulan yang ditandai menurut saya dan kalimat (8) berisi penilaian langkah paling sederhana; kalimat (2), (3), (4), dan (5) dapat dibuktikan lewat pengamatan sehingga tergolong fakta.
- C. Opsi C menjelaskan langsung bagaimana usulan itu mengurangi sampah plastik, sedangkan opsi lain tidak relevan atau malah tidak mendukung usulan.
- A. Oleh karena itu menandai hubungan sebab-akibat, yaitu kalimat (5) menawarkan langkah sebagai jawaban atas masalah berita bohong pada kalimat (3) dan (4).
- D. Kata tersebut merujuk pada hal yang baru saja disebut, yaitu tiga kebiasaan pada kalimat (5).
- B. Opsi B merangkum tesis, argumen, dan harapan penulis; opsi A dan C berlebihan, sedangkan opsi D dan E bertentangan dengan isi teks.
- E. Kata hanya membuat tesis mutlak, sementara argumen dalam teks hanya menunjukkan manfaat transportasi umum tanpa menolak cara lain seperti penataan lalu lintas.
- C. Kalimat (5) dan (6) mengakui syarat agar tesis bisa terwujud beserta kendalanya, lalu kalimat (7) menjawab kendala itu dengan usulan perbaikan layanan.
- A. Penegasan ulang menegaskan kembali tesis secara ringkas dengan mempertimbangkan argumen; opsi C memang memakai konjungsi simpulan, tetapi isinya ekstrem dan tidak didukung teks.
Bapak/Ibu bisa mengembangkan latihan ini dengan meminta siswa memperbaiki tesis pada teks 3 agar tidak terlalu mutlak, lalu membandingkan hasilnya dalam diskusi kelompok. Latihan menulis ulang seperti ini membantu siswa memahami bahwa struktur dan kebahasaan teks eksposisi saling berkaitan.
Bacaan Lanjutan
- KBBI Daring: untuk mengecek arti kata saat membahas kebahasaan teks.
- Badan Bahasa: kaidah bahasa Indonesia yang resmi.